Ozzie Side

site of oz

Reality Show berbahaya bagi Kaum Tua

01.08 by Ozzie.

Beberapa waktu yang lalu gw sering mendengar opini dan berita, serta segment-segment khusus, baik di media cetak maupun elektronik mengenai tayangan-tayangan acara yang sedang trend di masyarakat belakangan ini, dikatakan bahwa banyak tayangan-tayangan yang tidak mendidik dan cenderung merusak generasi bangsa. Ok, dalam hal ini sudah tentu yang dimaksud adalah generasi muda. seperti angkatan adek gw yang baru menginjak bangku kuliah, siswa smu hingga smp, bahkan  dalam kasus tertentu anak sd! Weleehh.. entah apa maksudnya gw juga gak faham-faham amat.. hehe…^_^

Namun fakta yang gw liat, sepertinya hal diatas gak sepenuhnya bener koq.  Well, mungkin ini pendapat pribadi gw sih, dengan moda dinamika social yang ada disekeliling gw,  yang  terjadi  justru malah sebaliknya.  Lucunya,  pengakuan dari  temen-temen mengenai  hal ini yang justru mengatakan “males” untuk ngeliat tayangan-tayangan yang dimaksud diatas, seperti Reality Show-reality show yang bertaburan di stasiun-stasiun tipi akhir-akhir ini..

 kecuali beberapa jenis infotainment (biasanya seputar show biz luar negeri yang masih ditunggu). yup, untuk hal ini gw sih sepakat! Bukan rahasiakan klo informasi semacam ini sangat susah untuk didapat. Meminjam bahasa pujangga lama nih, bisa dibilang kita seperti katak dalam kolor, yang cuma disuguhkan berita yang sama dan terkadang hanya berisi promosi product (iklan) atau berita tentang orang yang dibilang selebritis, walau kadang kita gak ngerti  makhluk itu karyanya apa? Atau pernah nongol dimana, pokoknya ditulis selebritis! Ajaib bener.

Uniknya setelah gw perhatikan, tayangan-tayangan acara yang dimaksud diatas ituh justru di konsumsi oleh orang dewasa, seperti angkatan nyokap ma bokap gw. Sekali waktu bahkan mereka pernah berdebat dengan ade gw mengenai “kebenaran” dari Sebuah Reality Show,  Sang adek gw ngotot klo ituh berdasarkan scrip dan diperankan oleh actor, soalnya dia sering memergoki  pemeran dalam reality show tertentu tiba-tiba nongol lagi di acara yang berbeda , bahkan sudah bermain dalam sinetron! hahaa…

 Gw jadi bingung, sebenernya berapa lama adek gw mantengin ntu tipi sampe dia bisa “nangkep basah” si actor di reality show itu..ckck…

Sementara nyokap, yakin bener bahwa apa yang sedang  ditayangkan ituh bener-bener sedang terjadi. wah, ancur abis dah! gw yang memperhatikan kejadian ituh seakan sedang melihat Reality Show sungguhan yang lebih seru dari Reality show yang lagi tayang dilayar tipi. Hghghghgh….

Sialnya nih, klo dah abis nonton acara begituan, nyokap dan koalisinya pasti bawaannya emosi, nah mulai deh mereka melakukan evaluasi berapi-api tentang cerita di acara ituh.. alhasil, kita-kita yang kena “semprotan”! wedeeewww… capek deh@_@.

Gw yang baru ajah keluar kamar mandi, karena tiba-tiba terserang mules  mendadak stadium akhir, akibat dari mendengar komentar-komentar yang berhamburan selama nyokap dan koalisinya menyaksikan acara reality ituh,  nggak luput dari “semprotan”.!
“nah, liat tuh kaya ditipi..makanya kamu harus.. bla..bla..bla…” ayjibbbsshhhh…apa salah anak mu yg imut inih bunda??@#$%%^&**,,,nasib.

Gw  jadi heran.. sebenernya, yang wajib dilindungin dari acara-acara ditipi sekarang inih, yang katanya tidak mendidik dan sebagainya ituh, Anak-anak?? Apa orang tua yah??




Dampak Positif dan negative dari situs jejaring social

23.39 by Ozzie.

 
 
For the last few years kita sering mendengar kalimat ‘situs jejaring sosial’ wara-wiri di media. Sayangnya sebagian besar dari informasi tersebut justru menggambarkan betapa berbahayanya hal ini. Semacam aksi terorisme? Virus HIV? Atau orang kaya botak dengan jenggot panjang berkalung tasbih yang siap mengincar anak-anak perempuan dibawah umur untuk di jadikan istri?! Sakit bener nih orang. Yah, setidaknya semacam itulah menurut pembokat gw. Menyeramkan!

Entah apanya yang salah dengan negeri gw ini, kadang sebuah “trending topic” yang hangat di bicarakan di media-media bisa berubah pengertian dan pemahamannya 180 derajat dari yang sebenarnya ketika sampai ke rakyatnya. Seperti sejarah bangsa gw, yang hebatnya masih buram dan remang-remang kaya warung kopi di jalur pantura. Seperti juga buramnya alasan kenapa Nurdin Halid gak mau turun dari kursi jabatannya. Enaknya dilempar kolor kaya’nya nih orang!!

Okeh lah, langsung ke topic ajah deh, sebenernya definisi jejaring social ituh apasih? Nah, Jejaring social ituh adalah suatu struktur social yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll. Got that?! Heee..

well, penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan social beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga Negara, dan memegang peran penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya. Setidaknya begitulah fakta ilmiahnya.

Dan, Situs Jejaring Social merupakan salah satu equitment paling efektif belakangan ini. Gak perlu gw sebutkan satu persatu deh, banyak banget soalnya, dari yang berbayar (member) sampai yang gratisan, sebut saja yang sedang booming belakangan “ Muka Buku”, dan “ber-kicau” khas nama burung kuning kecil di sangkar bundar, milik nenek-nenek detektif yang selalu beruntung lolos dari santapan kucing hitam. Hehee..”I thought I saw a pussycat?!”! jyaaahhh..

Mengguritanya Situs Jejaring Sosial ini tentu kemudian menghadirkan berbagai pandangan, baik yang miring, lurus, setengah lurus, rada bengkok, minus, silindris, katarak, agak longgar, kurang panjang, hingga kurang goyang, . Nah, demi mempersingkat waktu gw bagi menjadi 2 kelompok, aja: dampak Positif dan Negatif! Ingat, kalau muncul dua garis ituh berarti positif, klo Cuma satu berarti anda kurang beruntung, coba lagi lain waktu. Hee.. gak ding, ok, seriously falz!

Ø  DAMPAK NEGATIF:
  • 1.    Wasting Time, hmm…bagi beberapa kelompok orang yang bersikap pesimis terhadap dunia cyber, tentu seneng banget dengan alasan ini. Emang sih klo dipikir-pikir, apapun yang kita lakukan, jika itu berlebihan tentu lebih banyak buruknya, jadi buat menghindari ini usahakan untuk dapat mengontrolnya. Karena dapat menyebabkan orang menjadi malas untuk melakukan kegiatan lain, dari yang ngomentarin posted temen, yang bercocok tanam, jadi mafia, sampe’ maen judi..halahh! gimana gak lupa waktu.
  • 2.    Kriminalitas, nah, klo yang ini sebenernya apapun bentuknya pasti berakar dari penipuan, dari yang nipu ABABIL (Abg-abg labil) dengan dakwaan penculikan, sampe’ bapak-bapak yang kepincut cewek bohay trus ketipu jutaan rupiah hahahaa..sial bener nasib lo. Hmmmm….:)
  • 3.    Bikin Bokek! Buat yang biasa On-line dari warnet, inih nih biasanya yang terjadi. Bokek! Modal besar. Klo dah kecanduan apapun bisa terjadi, termasuk ngebongkar pagar rumah buat di jual kiloan. Emang ada yah yang gini??
  • 4.    Nah, dari sisi medis tentu berakibat buruk terhadap kesehatan mata, gimana nggak?, bisa di bayangkan, apa yang terjadi dengan mata anda jika terpapar radiasi dari layar monitor selama berjam-jam?! Kadang sih kita gak sadar, tahunya mata terasa perih aja..tapi eitss! jika itu terjadi secara simultan dan terus menerus, sama seperti membuka rekening tabungan deposito penyakit mata tuh!! klo tabungan Bank sih enak, klo dah banyak bisa nikmatin bunganya, duit tuh! lha, klo penyakit?? Repot.

Ø  DAMPAK POSITIF:
1.    Melalui situs jejaring social kita bisa menjalin silaturahmi, baik dengan teman-teman sepergaulan, maupun teman-teman lama yang sudah terpisah jarak dan waktu sehingga bisa berbagi kabar dan cerita, selain itu juga dapat menambah teman baru baik interlokal maupun international. Nah, sejauh ini memang belum ditemukan server untuk connect dengan alam lain termasuk alam baka, jadi untuk penggiat dunia supranatural harus menunggu lebih lama. Sabar ya guys..

2.    Kita juga bisa Share dan diskusi tentang interest kita, seperti film, buku, gossip, bahkan buat yang rada narsis bisa Curhat-curhatan dengan mudah tanpa harus mengganggu ketertiban umum, seperti kebisingan dan  polusi suara, Lo bahkan bisa membahas topic masakan china ala timur tengah yang sedang trend sambil menyikat kamar mandi, tanpa membuat partner diskusi lo  merasa risih. Manteb gak tuh.

3.    Melalui fasilitas yang ada pada situs jejaring social kita juga dapat dengan mudah mempublikasikan pengumuman-pengumuman yang dianggap penting dengan cepat. Seperti misalnya undangan pernikahan yang mendadak karena si dukun nikah tiba-tiba mendapat ilham, bahwa pernikahan lo harus segera dilaksanakan esok hari,  tepat sebelum terjadi gerhana matahari, klo nggak calon mempelainya keburu berubah jadi manusia srigala! Kan tinggal Upload dan Publish. Gampang bukan!

4.    Selain itu situs Jejaring social juga dapat memberikan dampak positif  bagi dunia usaha lho, sebagaimana halnya media promosi lain, situs jejaring social juga dapat menjadi media promosi yang efektif guna mengenalkan dan memasarkan produk-produk yang dijual. 
Jadi ga perlu mengotori lingkungan dengan menempel-nempel iklan dan poster di dahan pohon, tiang telephone, tiang listrik, hingga pagar rumah dengan tulisan besar terpampang “Sedot WC Amanah Hub: 081****”. Go green donk guys..

Well, itulah beberapa hal positif dan negative jejaring social versi gw. Pada intinya, dampak positif ataupun negative yang terjadi di situs jejaring social itu sebenarnya kembali kepada penggunanya itu sendiri bukan?!!. Seperti idiom “ ..The Man Behind The Gun. Tut Wuri Handayani. Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, karena kebersihaan sebagian dari iman. Maka bersikap bijak dan tidak berlebihan dalam “ber-jejaring social” adalah kuncinya.

Idiom apaan ni..??!!@#$*

 Ah sudahlah, Tetep sehat, tetep semangat biar bisa tetap cuap-cuap.

Oz, out.